Oleh Noor Shodiq Askandar
Direktur Lembaga Manajmen Unisma Malang
Menjadi pengusaha itu harus selalu lebih depan. Jangan tetap dalam barisan, apalagi ketinggalan. Kita harus berpikir, ketika orang lain melamun. Kita bertindak, ketika yang lain lagi berfikir. Dan kita berlari, saat pihak lain bertindak. Keberanian menjadi yang pertama adalah salah satu kunci sukses. Memang pilihan ini terasa sulit, tapi inilah yang harus dikerjakan. Pilihan pertama, akan menjadikan sesuatu yang tidak mungkin bagi orang lain, menjadi sangat mungkin bagi kita.
Keberanian, ketekunan, keuletan, kerja keras serta keamuan untuk selalu belajar adalah jalan menuju kemenangan dalam berusaha. Wirausahawan sejati ibarat kapten yang harus menjadi inspirator tim, sekaligus pemain yang handal. Oleh karena itu, deperlukan kejelian wirausahawan untuk memotret peluang baru, agar terus menjadi pelopor dalam bisnis. Beberapa hal yang dapat dilakukan, antara lain :
Pertama, selalu menggali dari berbagai sumber. Koran, Buku, Radio, Televisi serta internet adalah sumber inspirasi yang kuat untuk melihat peluang bisnis. Melalui sumber media, kita dapat meneropong prospek baru dalam mengembangkan usaha.
Kedua, pintar beradptasi dan bergaul. Wirausahawan harus dapat selalu menyesuaikan dengan berbagau situasi dan kondisi. Dengan pergaulan yang luas, banyak hal yang dapat diperoleh. Kunci sukses poin ini adalah tidak perlu malu, selalu menerima saran untuk memperbaiki, selalu membandingkan dengan produk yang lebih baik, serta mau belajar dari peristiwa yang terjadi sebagai alat introspeksi atas usaha yang dikembangkan.
Ketiga, Kesungguhan dan ketekunan dalam menjalankan usaha. Usaha yang dimulai dari kecil, membutuhkan kerja keras, ketekunan dan kesungguhan. Dengan ini menjadikan kita lebih tahan banting dalam menjalankan usaha serta siap bersaing dengan yang lain. Dibutuhkan kesabaran dan keterlibatan secara aktif wirausahawan, sehingga mampu memberikan jalan keluar dalam melayani dan memberikan produk yang dibutuhkan pelanggan. Pengalaman adalah guru yang paling baik untuk berbuat serta bertindak secara efektif dan efisien.
Keempat, berani berubah (change). Perubahan adalah sebuah keniscayaan. Oleh karenanya harus diantisipasi dan bukan untuk dihindari. Wirausahawan harus mampu mencermati setiap perubahan, terutama perubahan perilaku konsumen. Dengan demikian harus ada kiat baru, untuk membuat produk serta layanan yang sesuai dengan keinginan konsumen.
Kelima, Pengembangan yang berkelanjutan. Istiqomah dalam berusaha menjadikan wirausahawan kuat dalam menghadapi berbagai gejolak. Melalui riset and development dapat dimunculkan kreasi baru yang lebih orisinil, sehingga produk mempunyai keunikan khusus yang tidak dimiliki pesaing.
Ada baiknya kita mendengarkan kata orang bijak. Kesempatan datang hanya sekali dan oleh karenya harus benar benar dapat dimanfaatkan. Sekali kita meremehkan peluang, maka selamanya kita akan ketinggalan. Jadi sebaiknya, sekecil apapun peluang yang ada, disitulah terdapat potensi pendapatan yang besar. Dan jangan lupa, untuk selalu bertanya baik kepada yang lebih sukses maupun yang jadi pecundang. Saatnya kita mulai mencoba, agar kita tidak ketinggalan dari yang lain untuk menjadi lebih kaya.
Anda ingin berkonsultasi masalah wirausaha? silakan kirimkan email Anda ke: "Noor Shodiq" < This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it >
| < Prev | Next > |
|---|
- 07/09/2010 13:33 - Belajarlah ke Negeri Cina
- 07/09/2010 13:30 - 8 Kesalahan Pebisnis Pemula
- 06/09/2010 15:22 - Strategi Harga
- 06/09/2010 15:19 - Menetapkan Nilai Tambah yang Tepat
- 06/09/2010 15:18 - Membuat Peta Bisnis
- 05/09/2010 15:57 - Bisnis Kreatif
- 31/08/2010 04:48 - Resep Sukses Berwirausaha Dengan Empat " Ti "
- 31/08/2010 04:46 - Usaha Dengan Modal Kecil, Mungkinkah?



Rubrik 















